Lewati ke konten
resource limits, dan network config. Sisanya swarm yang ngatur, termasuk penempatan container di node mana biar resource pakenya optimal. Yang paling sering dipuji itu built-in load balancing. Traffic otomatis didistribusikan ke semua container pake DNS round-robin. Nggak perlu setup tambahan kayak ... Nginx atau HAProxy buat kasus dasar. Kalau ada container baru atau mati, swarm langsung update routing-nya. Fitur self-healing juga keren. Swarm terus monitor kesehatan container. Kalau ada yang crash, dia langsung respawn container baru. Bahkan kalau seluruh node mati, container bakal di-restart